SOSIALISASI APLIKASI UJIAN ANTI CURANG “PRESTASI PENTING, JUJUR YANG UTAMA” DAN WORKSHOP PEMBUATAN SOAL ASTS BERBANTUAN AI

SOSIALISASI APLIKASI UJIAN ANTI CURANG “PRESTASI PENTING, JUJUR YANG UTAMA” DAN WORKSHOP PEMBUATAN SOAL ASTS BERBANTUAN AI

SMP Negeri 1 Kandat terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme guru melalui kegiatan Komunitas Belajar (Kombel). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Aplikasi Ujian Anti Curang “Prestasi Penting, Jujur yang Utama” dan Workshop Pembuatan Soal ASTS Berbantuan AI.

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian rutin Komunitas Belajar (Kombel) SMP Negeri 1 Kandat ini dilaksanakan pada Kamis, 1 Oktober 2026, pukul 11.30–13.00 WIB. Kegiatan diikuti oleh para guru SMP Negeri 1 Kandat sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi dan pemanfaatan teknologi dalam pelaksanaan asesmen pembelajaran.

Mendorong Budaya Kejujuran dalam Asesmen

Sesi pertama kegiatan diisi dengan sosialisasi aplikasi ujian anti curang dengan mengusung semangat “Prestasi Penting, Jujur yang Utama”. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para guru mengenai pemanfaatan teknologi untuk mendukung pelaksanaan ujian yang lebih tertib, objektif, dan berintegritas.

Melalui aplikasi tersebut, pelaksanaan ujian diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian nilai, tetapi juga mampu menanamkan karakter kejujuran dan tanggung jawab kepada peserta didik.

Nilai akademik memang penting sebagai salah satu indikator keberhasilan belajar. Namun, kejujuran merupakan karakter yang jauh lebih penting untuk dibangun sejak dini. Karena itu, pemanfaatan aplikasi ujian anti curang diharapkan dapat menjadi salah satu langkah nyata sekolah dalam menciptakan budaya akademik yang menjunjung tinggi integritas.

Workshop Pembuatan Soal ASTS Berbantuan AI

Selain sosialisasi aplikasi ujian, kegiatan dilanjutkan dengan workshop pembuatan soal ASTS (Asesmen Sumatif Tengah Semester) berbantuan Artificial Intelligence (AI).

Dalam workshop ini, guru diperkenalkan pada pemanfaatan AI sebagai alat bantu dalam proses penyusunan soal. AI dapat dimanfaatkan untuk membantu menghasilkan ide soal, mengembangkan variasi pertanyaan, menyesuaikan tingkat kesulitan, hingga membantu menyusun soal berdasarkan kompetensi dan materi yang telah diajarkan.

Meskipun demikian, guru tetap memiliki peran utama dalam memastikan kualitas soal. Hasil yang diberikan AI perlu ditelaah, dikoreksi, disesuaikan dengan karakteristik peserta didik, serta divalidasi oleh guru sebelum digunakan dalam asesmen.

Dengan demikian, penggunaan AI bukan untuk menggantikan peran guru, tetapi menjadi sarana untuk membantu guru bekerja secara lebih efektif, kreatif, dan efisien.

Meningkatkan Kompetensi Guru di Era Digital

Kegiatan Kombel ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen SMP Negeri 1 Kandat dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan. Guru tidak hanya dituntut mampu menguasai materi pembelajaran, tetapi juga perlu terus mengembangkan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital secara bijak dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan para guru semakin siap memanfaatkan teknologi dalam berbagai aspek pembelajaran, mulai dari perencanaan, pembuatan bahan ajar, penyusunan asesmen, hingga evaluasi hasil belajar peserta didik.

Pada akhirnya, kegiatan Sosialisasi Aplikasi Ujian Anti Curang “Prestasi Penting, Jujur yang Utama” dan Workshop Pembuatan Soal ASTS Berbantuan AI diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi guru dan sekolah. Semangat untuk terus belajar, berinovasi, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi menjadi bagian penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.

Prestasi penting, tetapi kejujuran tetap yang utama. Dengan guru yang terus belajar dan berinovasi, SMP Negeri 1 Kandat terus bergerak menuju pendidikan yang lebih berkualitas dan berintegritas.

#wawa8