Self awareness merupakan sebuah kondisi atau keadaan dimana seseorang bisa memahami dirinya sendiri dengan sebaik-baiknya, yaitu kesadaran terhadap pikiran, evaluasi diri, dan perasaan. Seseorang yang mempunyai self awareness yang baik akan lebih bisa mengontrol emosinya dengan mudah. Selain itu, mereka akan lebih bisa membaca situasi sekitar dan lebih mudah memahami orang lain serta mengerti harapan atau ekspektasi orang lain terhadap dirinya (Listyowati, 2008).
Jenis Self Awareness
- Self awareness internal - Ini adalah jenis self awareness yang berarti kesadaran diri yang fokus pada bagaimana cara kamu melihat diri sendiri. Apa yang menjadi passion kamu, apa saja nilai yang kamu anut, dan bagaimana cara kamu berperan di dalam lingkungan sekitarmu. Dengan memiliki kesadaran internal semacam itu, kamu akan mendapatkan hidup yang lebih bahagia. Kepuasan terhadap hal-hal yang kamu lakukan juga lebih mudah tercapai. Selain itu, dengan memiliki self awareness internal yang tinggi, akan membuat stress dan kegelisahan yang kamu rasakan lebih terkontrol.
- Self awareness eksternal - Jenis kesadaran diri yang satu ini adalah kebalikan dari self awareness internal. Dimana ketika kamu memiliki kesadaran diri jenis ini, maka kamu akan lebih bisa memahami bagaimana orang lain memandangmu. Kesadaran diri ini memiliki hubungan dengan sikap empati. Jika kamu memiliki self awareness eksternal dengan baik, kamu akan lebih bisa memahami orang lain.
Aspek - aspek self awareness
Menurut Ahmad (2008), self awareness di dalam diri seseorang terdiri dari beberapa aspek. Apa saja aspek yang ada di dalam kesadaran diri?
- Konsep diri atau self concept - sebuah gambaran yang dimiliki oleh seseorang tentang dirinya sendiri. Konsep ini adalah gabungan dari keyakinan yang dimiliki oleh seseorang tentang dirinya sendiri secara karakteristik, sosial, dan juga emosional.
- Self esteem atau proses menghargai diri sendiri - sebuah dasar yang digunakan untuk membangun hubungan antara manusia yang bersifat positif. Selain itu, proses menghargai diri sendiri juga didukung oleh kreativitas, proses belajar, dan rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri. Harga diri adalah sebuah semen yang melekatkan kepribadian seseorang menjadi satu struktur yang utuh, positif, dan efektif.
- Multiple selves atau identitas individu yang berbeda-beda - multiple selves terjadi ketika seseoraang melakukan aktivitas, hubungan sosial atau suatu kepentingan. Jia seseorang tersebut terlibat dalam suatu hubungan yang bersifat interpersonal, maka mereka akan mempunyai dua konsep diri. Pertama adalah persepsi tentang diri sendiri dan persepsi terhadap orang lain. Kedua adalah identitas berbeda yang bisa dilihat dari cara seseorang memandang atau menilai dirinya sendiri. Pertama adalah persepsi tentang diri sendiri dan persepsi terhadap orang lain. Kedua adalah identitas berbeda yang bisa dilihat dari cara seseorang memandang atau menilai dirinya sendiri. Yaitu ketika bagian dari konsep diri ini memperlihatkan siapa sebenarnya individu tersebut dan sisi yang lain memperlihatkan idealisasi diri. Identitas tersebut juga bisa disebut sebagai kesadaran diri secara pribadi dan publik.