#apd{max-width:720px;margin:0 auto;padding:8px;background:#fff;color:#1c2531;font:17px/1.7 Georgia,'Times New Roman',serif}
#apd *{box-sizing:border-box}
#apd h2{font:800 1.5rem/1.2 system-ui,-apple-system,Arial,sans-serif;margin:36px 0 8px;color:#1f3f73}
#apd h3{font:700 1.1rem/1.3 system-ui,-apple-system,Arial,sans-serif;margin:20px 0 4px;color:#b3261e}
#apd p,#apd li{margin:6px 0}
#apd .bar{height:6px;border-radius:3px;background:linear-gradient(90deg,#c42a3b 50%,#2a5da8 50%);margin:0 0 16px}
#apd .box{background:#fbeaec;border-left:5px solid #c42a3b;border-radius:6px;padding:12px 16px;margin:16px 0}
#apd .sc{overflow-x:auto}
#apd table{border-collapse:collapse;width:100%;min-width:420px;font-size:.95rem}
#apd th,#apd td{border:1px solid #d7e0ea;padding:8px 10px;text-align:left}
#apd th{background:#dce6f4}
#apd .quiz{background:#f5f8fb;border:1px solid #d7e0ea;border-radius:10px;padding:20px;margin-top:12px}
#apd .q{font-weight:700;margin:0 0 12px}
#apd .meta{color:#56657a;font-size:.9rem}
#apd .opt{display:block;width:100%;text-align:left;font:inherit;color:#1c2531;background:#fff;border:1.5px solid #d7e0ea;border-radius:8px;padding:10px 14px;margin:8px 0;cursor:pointer}
#apd .opt:hover:not(:disabled){border-color:#2a5da8}
#apd .opt.ok{border-color:#1f7a4d;background:#e3f4ea}
#apd .opt.bad{border-color:#b3261e;background:#fbe4e2}
#apd .fb{font-size:.95rem;min-height:1.5em;margin:10px 0 0}
#apd .btn{background:#2a5da8;color:#fff;border:0;border-radius:8px;padding:10px 20px;font:600 1rem system-ui,Arial,sans-serif;cursor:pointer;margin-top:12px}
#apd figure{margin:16px auto;text-align:center}#apd figure img{width:100%;max-width:360px;height:auto;border-radius:8px}#apd figcaption{font-size:.9rem;color:#56657a;margin-top:6px}
Peredaran darah sering terasa abstrak bagi siswa. Mereka hafal bahwa jantung memompa darah, tetapi sulit membayangkan mengapa darah mengalir satu arah dan apa gunanya katup. Model sederhana dari selang dan pompa karet membuat konsep itu bisa dilihat dan dirasakan langsung. Seluruh bahan bisa dibeli di toko perlengkapan ikan hias dan toko kelontong, dengan biaya sekitar Rp50.000–Rp80.000 per model.
Tujuan Pembelajaran
- Menjelaskan fungsi jantung, arteri, vena, kapiler, dan katup.
- Menelusuri jalur aliran darah dari jantung, ke seluruh tubuh, lalu kembali ke jantung.
- Menjelaskan mengapa katup diperlukan agar darah mengalir satu arah.
Bahan dan Alat
| Bahan | Berperan sebagai |
|---|---|
| 1 bola pompa karet (pompa pipet besar, bola pembersih telinga ukuran besar, atau botol remas kecil) | Jantung |
| 2 katup searah selang aerator akuarium | Katup jantung |
| Selang aerator bening, sekitar 2 meter | Pembuluh darah |
| Spons cuci piring kecil atau segumpal kapas dalam botol bening kecil | Kapiler / jaringan tubuh |
| Air, pewarna makanan merah, dan 1 ember kecil | Darah |
| Papan kardus atau triplek, lakban, spidol merah dan biru, selotip kertas | Dudukan dan label |
Cara Membuat
- Siapkan dudukan. Gambar siluet tubuh sederhana pada papan, lalu tandai posisi jantung di dada.
- Pasang jantung. Sambungkan satu katup searah ke tiap sisi bola pompa. Arah panah pada katup harus mengikuti arah aliran: masuk dari satu sisi, keluar dari sisi lain.
- Buat jalur keluar (arteri). Sambungkan selang dari katup keluar ke botol kapiler. Tandai selang ini dengan spidol atau selotip merah.
- Pasang kapiler. Letakkan spons atau kapas di dalam botol kecil agar air tampak merembes dan mengalir pelan.
- Buat jalur kembali (vena). Sambungkan selang dari botol kapiler ke katup masuk jantung. Tandai dengan warna biru.
- Isi dan uji. Isi sistem dengan air berwarna, buang gelembung udara, lalu tekan bola pompa berulang kali. Air seharusnya bergerak searah dan terus berputar.
Cara Memperagakan di Kelas (±40 menit)
1. Pemantik (5 menit)
Minta siswa meraba nadi di pergelangan tangan dan menghitung denyutnya selama 15 detik. Tanyakan: "Apa yang sedang kamu rasakan ini?"
2. Perkenalan model (5 menit)
Tunjukkan model yang belum diisi air. Minta siswa menebak bagian mana mewakili jantung, arteri, vena, kapiler, dan katup. Catat tebakan di papan tulis.
3. Peragaan inti (10 menit)
- Tekan bola pompa perlahan. Siswa mengamati arah aliran air.
- Tekan lebih cepat. Hubungkan dengan denyut jantung saat berlari.
- Jepit selang merah dengan jari. Tanyakan apa yang terjadi, lalu kaitkan dengan penyumbatan pembuluh darah.
- Jika ada katup cadangan, lepas satu katup dan perlihatkan aliran yang bolak-balik. Dari sini siswa menyimpulkan fungsi katup.
4. Siswa mencoba (10 menit)
Bagi kelas menjadi kelompok. Setiap kelompok bergantian memompa, mengamati, dan mengisi lembar pengamatan: jalur aliran, apa yang berubah saat dipompa cepat, dan apa fungsi katup.
5. Penguatan (5 menit)
Kelompok menempelkan label nama bagian di model, lalu guru meluruskan miskonsepsi. Yang paling sering muncul: anggapan bahwa darah "habis" di kapiler, atau bahwa vena selalu berwarna biru.
6. Kuis (5 menit)
Lanjutkan dengan lima soal di bawah. Siswa memilih jawaban langsung di layar, dan penjelasan muncul setelah mereka menjawab.
Tips Keselamatan dan Perawatan
- Lakukan peragaan di atas nampan agar tumpahan mudah dibersihkan.
- Gunakan pewarna makanan, bukan tinta, supaya aman bila terkena kulit.
- Bilas selang dengan air bersih setelah dipakai agar tidak berlumut dan pewarna tidak menempel.
(function(){
var Q=[
{q:"Pada model, bola pompa karet mewakili bagian tubuh apa?",o:["Paru-paru","Jantung","Kapiler","Ginjal"],a:1,e:"Bola pompa menekan dan mendorong cairan, sama seperti jantung memompa darah ke seluruh tubuh."},
{q:"Apa fungsi katup searah pada model ini?",o:["Menyaring kotoran dari air","Mendinginkan air","Mencegah air mengalir balik","Menambah warna pada air"],a:2,e:"Katup memastikan aliran satu arah, seperti katup jantung yang mencegah darah kembali ke ruang sebelumnya."},
{q:"Pembuluh yang menampung darah dari seluruh tubuh dan membawanya kembali ke jantung adalah ...",o:["Arteri","Vena","Kapiler","Aorta"],a:1,e:"Vena membawa darah kembali ke jantung. Arteri membawa darah keluar dari jantung."},
{q:"Spons atau kapas dalam botol kecil pada model mewakili ...",o:["Kapiler tempat pertukaran zat","Katup jantung","Sel darah putih","Tulang rusuk"],a:0,e:"Kapiler adalah pembuluh sangat halus tempat oksigen dan zat makanan berpindah dari darah ke sel tubuh."},
{q:"Saat bola pompa ditekan lebih cepat, hal ini paling mirip dengan ...",o:["Jantung berhenti berdetak","Denyut jantung meningkat saat berolahraga","Darah berubah menjadi biru","Pembuluh darah menyempit permanen"],a:1,e:"Saat berolahraga, otot butuh lebih banyak oksigen sehingga jantung berdenyut lebih cepat."}
];
var i=0,s=0,box=document.getElementById("apd-quiz");
function show(){
if(i>=Q.length){
var m=s===5?"Luar biasa, semua benar!":s>=3?"Bagus! Ulangi soal yang salah untuk memperkuat pemahamanmu.":"Coba amati kembali peragaan model, lalu ulangi kuis ini.";
box.innerHTML='
Skor akhir: '+s+' dari '+Q.length+'
'+m+'
';document.getElementById("apd-re").onclick=function(){i=0;s=0;show()};return}
var d=Q[i],h='
'+d.q+'
';d.o.forEach(function(t,k){h+=''});
box.innerHTML=h+'
';var bs=box.querySelectorAll(".opt");
bs.forEach(function(b){b.onclick=function(){
var k=+b.getAttribute("data-k"),ok=k===d.a;if(ok)s++;
bs.forEach(function(x){x.disabled=true;if(+x.getAttribute("data-k")===d.a)x.classList.add("ok")});
if(!ok)b.classList.add("bad");
box.querySelector(".fb").textContent=(ok?"Benar. ":"Belum tepat. ")+d.e;
document.getElementById("apd-nx").innerHTML='';
document.getElementById("apd-n").onclick=function(){i++;show()};
}});
}
show();
})();